Anakku Mengalami Iman melalui Kelemahanku

Kelemahan kita dapat membentuk keimanan anak-anak kita. Mereka belajar mengandalkan Tuhan untuk hal-hal yang tidak dapat kita lakukan. Mereka belajar beriman.


Hari Gini Masih Otoriter dengan Anak?

Pola asuh otoriter cenderung menuntut dan memaksa anak melakukan apa yang diinginkan orangtua, namun rendah respons, dukungan, dan penghargaan dari orangtuanya.


Anak-Anak yang Cinta Dunia

Orangtua yang memanjakan anaknya akan mengerjakan pekerjaan iblis, membuat agama tidak dapat dipraktikkan, keselamatan tidak tercapai. Sebesar inikah bahayanya?


Anakku, Sahabatku

Persahabatan tidak dibangun dalam satu malam, tidak mendadak ketika anak memasuki usia remaja. Persahabatan dengan anak dimulai sejak anak masih dalam kandungan.


Memangnya Boleh Terlalu Cinta?

Ketika kita telah belajar untuk lebih mengasihi Allah daripada kekasih kita di dunia ini, kita akan mencintai kekasih kita dengan lebih baik daripada sekarang.


BERSAHABAT DENGAN ANAK TANPA KEBABLASAN

Kerinduan orangtua untuk bersahabat dengan anak perlu disikapi dengan bijak dengan menyadari dan memahami dampak serta risikonya agar tidak kebablasan.


Mendampingi Anak Putus Cinta

Banyak orang percaya bahwa fase paling sulit bagi orangtua untuk memberikan nasihat bukanlah hanya saat anak jatuh cinta, namun terlebih saat mereka putus cinta.


OH MY GAD … GET

Ketika orangtua ingin menegakkan suatu peraturan tertentu, hendaknya ia sendirilah yang pertama menerapkan peraturan tersebut, tanpa pengecualian, tanpa alasan.


Anak Bukanlah Trofi Kemenangan

Tidak perlu membandingkan satu anak dengan anak yang lain. Setiap anak memiliki kelebihan tersendiri dan tentu juga memiliki kekurangan pada bagian tertentu.


Parenting Bukanlah Sebuah Kompetisi

Kita dapat mengasuh anak-anak kita dengan kasih, bukan dengan semangat berkompetisi. Sebagai sesama orangtua, mari kita terus saling membangun dan menguatkan.